Total Tayangan Halaman

Selasa, 05 Oktober 2010

BERPIKIR DAN BERTINDAK OUT OF THE BOX:DUNIA MEMBERI APA YANG KITA FOKUSKAN

“Out of The Box”. Berfikir di luar kotak (Thinking outside the box), yaitu suatu cara berfikir diluar kebiasaan umumnya,atau berbeda dalam memecahkan suatu permasalahan atau dalam menghadapi kondisi-kondisi baru.

Sekarang istilah ini menyebar secara luas,termasuk digunakan di dalam dunia bisnis dan marketing, pendidikan dan manajerial sehingga orang memandang perlu tahu istilah ini untuk diterapkan dan diujicoba dalam usahanya untuk mewujudkan inovasi - inovasi produk, langkah langkah bisnis dan strategy manajemen yang akan diambil. 

Untuk mengetahui cara fikir diluar kotak selayaknya kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud berfikir didalam kotak (Thinking inside the box), cara berfikir jenis ini artinya kita menerima status quo, kita berfikir secara umum normal dan rutin ,orang yang hanya membatasi dirinya dalam berfikir “inside the box” akan menemukan suatu kesulitan dalam membedakan “suatu kualitas ide”, ide adalah ide, solusi adalah solusi, mereka sangat jarang menginvestasikan waktunya untuk memikirkan “a great solution“. 

Mereka juga percaya bahwa setiap masalah hanya memerlukan satu solusi, merumukan lebih dari satu kemungkinan alternatif solusi hanyalah buang-buang waktu, apakah lagi bila untuk mencari terobosan-terobosan.”There is no time for creative solution, we just need the solution“.

Menurut beberapa ahli, ada beberapa hal yang harus kita miliki untuk dapat berpikir Thinking out side the box diantaranya :

1. Keinginan untuk mengambil ide-ide dan ekspektasi baru dari hari ke hari, berdasarkan perkembangan informasi dan kondisi kekinian. 
2. Berfokus pada nilai dalam menemukan ide -ide baru dan bertindak sesuai dengan ide-ide tersebut. 
3.Terbuka pada sesuatu yang berbeda dan melakukan sesuatu dengan cara berbeda. 
4. Berusaha menciptakan nilai dengan cara -cara baru. 
5. Menerima segala bentuk informasi yang berkembang untuk kemudian disaring.
6 Mendukung dan menghormati pihak lain ketika mereka mengungkapkan ide - ide barunya.
Pernah baca tokoh-tokoh yang berhasil? Sebut saja satu persatu: Ray Kroch (McDonald), Jack Welch (GE), Bill Gates dan Lee Iacoca (masih ada yang belum tahu?). Semua mencapai keberhasilan masing-masing dengan berfikir dan bertindak secara out of the box.
Ketika orang-orang lain sesama penjual pengocok susu hanya berfikir menjual produk sebanyak mungkin, Ray Kroch justru melihat kecepatan, keramahan dan kebersihan yang ditunjukkan oleh restoran kecil yang dimiliki oleh McDonald bersaudara dapat ditonjolkan lebih luas ke banyak tempat di Amerika Serikat.
Begitu pula dua kakak beradik McDonald, ketika mereka berhenti mengatakan bahwa mereka telah cukup dengan hasil yang mereka terima sampai saat itu dan menerima tawaran Ray Kroch untuk mengembangkan McDonald maka mereka tengah berfikir out of the box. Setiap dollar yang mengalir ke McDonald yang dikembangkan oleh Ray Kroch juga berarti mengalir sebagian ke kocek mereka berdua.
Tetapi andai Ray Kroch hanya berfikir untuk menjual pengocok susu ke berbagai pelosok Amerika Serikat, paling-paling dia menjadi top salesman untuk produk pengocok susu. Bukan menjadi pengembang bisnis yang didengar setiap kata yang dia ucapkan. Siapa yang akan kenal quick-service-cleanliness-value?

Apa sih pengertian kreatif itu? Dalam ukuran seseorang, kreatif mencerminkan kemampuan atau kecakapan yang ada dalam diri seseorang. Lebih jauh, tindakan kreatif muncul dari keunikan keseluruhan kepribadian dalam interaksi dengan lingkungannya. Sedangkan dalam ukuran proses, kreatif mencerminkan sebuah proses atau kemampuan yang mencerminkan keluwesan (fleksibititas), dan keaslian dalam berpikir, serta kemampuan untuk mengembangkan suatu gagasan.

Kita sebagai manusia memang mendambakan keteraturan. Kita senang dengan segala sesuatu yang rutin, yang terencana yang bisa diperkirakan. Sehingga segala sesuatu menjadi nyaman dijalankan. Irama kerja dapat kita atur dengan leluasa, dan kita dapat menikmati hidup secara lebih mengesankan.
Namun apa mau dikata, “Perubahan” selalu terjadi setiap saat. Bahkan seorang pntar menyatakan bahwa “Hanya satu yang kekal di dunia ini, yakni Perubahan”. Artinya, perubahan itu selalu ada dan terus menerus terjadi, tidak bisa kita pungkiri, dan tidak bisa kita hindari.
''Dunia memberi apa yang kita fokuskan".

Plesetan:Kritikan Dadi Gojlokan.

Plesetan bukanlah sekadar humor atau lawakan. Ia adalah sisi lain dari politik negara terhadap bahasa nasional yang telah begitu lama menjelajah dalam kehidupan sehari-hari warga biasa. Dalam plesetan, kita akan menemukan cara pandang rakyat biasa terhadap persoalan sosial politik di sekitarnya, yang mereka ungkapkan dalam bentuk permainan bahasa. 
Segala hal yang berbau plesetan pernah sangat populer pada pertengahan tahun 1990-an, tahun-tahun ketika isu politik—khususnya isu tentang suksesi—mulai memanas, tahun-tahun menjelang jatuhnya sebuah rezim, juga di wilayah bahasa. Beberapa tayangan humor dan lawak yang ditayangkan di televisi tak lagi mengandalkan slapstick, melainkan mulai menggunakan gaya plesetan. Pada saat itu, tentu saja yang banyak menjadi sasaran plesetan adalah isu-isu politik, meski ini dilakukan dengan begitu kabur dan diam-diam. Jadinya, dalam plesetan ini kita dapat menemui ungkapan ketidakpuasan dan frustasi masyarakat terhadap kekuasaan yang sifatnya sangat menonjol.
 Plesetan menjadi semacam peradaban yang berkembang luas dalam masyarakat Jogja.Hubungan antara plesetan sebagai subkultur dan Jawa sebagai kultur,dapat dianalogikan sebagai hubungan antara hubungan sosial masyarakat dan subkulturnya yang beraneka ragam,Karena hubungannya yang demikian, maka untuk memahami hakikat  plesetan Jogja, tidaklah mungkin melepaskannya dari sosiologisme humor masyarakat Jawa.
Manusia Jawa memiliki mekanisme unik dalam merespons ketidakadilan sistem sosial dan ekonomi yang silih berganti diproduksi berbagai penguasa yang ada.Semuanya itu kemudian menjadi bentuk oposisi simbolik yang bersifat kultural dalam masyarakat Jawa. Humor bisa jadi adalah manifestasi dari kenyataan pahit atas ketidakadilan yang dalam banyak kasus justru bisa sangat kronis keadaannya. Bahkan plesetan secara halus merupakan bentuk perlawanan secara simbolik.
Kemahiran orang Jogja bermain dalam plesetan antara lain disebabkan karena budaya mereka yang senang berdebat,senang tampil unik(out of the box),dan kesenangan suatu komunitas yang senang mengobrol dan humor.
Selain itu ada karakter2 khas yang yang selama ini merupakan karakter orang Jawa,orang Jawa adalah orang yang tidak suka konfrontatif,tidak suka berterus terang dan mengutamakan harmoni.Jika tidak suka akan sesuatu,orang Jawa cenderung menyampaikannya dengan cara halus,menghindari konflik dan mengutamakan harmoni.Karena itu biasanya kritik disampaikan dengan "cara yang halus",dan humor adalah salah satu alat yang efektif.
Plesetan Jogja yang kritis juga disebabkan hadirnya beragam mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri. Para mahasiswa menjadi genesis sendiri dalam gerakan sosial di Jogja. Mereka bukan warga Jogja, tetapi secara substansial, mereka selalu memperjuangkan hak-hak masyarakatJogja. Mereka telah menjadi metamorfosis yang telah menyatu dalam denyut nadi Jogja. Mereka menuangkan plesetan  melalui media graffiti di tembok jembatan hingga kamar kecil, kaos oblong politik karikatur, dan lainya. Simbol perlawanan lewat plesetan yang disuarakan mahasiswa bukan sekadar untuk mengkritik kebijakan lokal Jogja, bahkan sampai tingkat nasional sekalipun tak luput dari kritik mereka.
 Bahkan, mahasiswa luar ini memerlukan kemampuan untuk bisa bermain plesetan agar dapat diterima di kalangan mahasiswa “tuan rumah”. Tanpa mengetahui arti kata-kata yang terlontar selama permainan plesetan berlangsung, seseorang tidak akan dapat masuk ke dalam suasana akrab yang tercipta,kemahiran dalam plesetan kemudian menjadi salah satu modal yang penting bagi masyarakat Jawa dan para pendatang untuk tetap menjaga kedekatan dan keakraban satu sama lain.
Plesetan dan humor lainnya ternyata bukan sekedar ngguyu (tawa), melainkan sebuah simbol melawan atas segala sesuatu di luar kita,yang kadang-kadang tidak dapat kita jawab,apapun bentuknya.





Senin, 04 Oktober 2010

NASIHAT SANG JENDRAL ITU


Inilah Nasehat Jendral Sudirman untuk para tentara.

1. Jogjakarta, 12 Nopember 1945

Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh.

Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.

2. Jogjakarta, 1 Januari 1946

Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yg berdiri diatas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.

3. Jogjakarta, 17 Pebruari 1946

Kami tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara.

4. Jogjakarta, 25 Mei 1946

Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan.

5. Jogjakarta, 27 Nopember 1946

Karena kewajiban kamulah untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.

6. Jogjakarta, 5 Oktober 1949

Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga.

Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara.

7. Jogjakarta, Januari 1948

Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.

8. Jogjakarta, 17 Agustus 1948

Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.

9. Jagjakarta, 1 Agustus 1949

Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republik yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)

10. Jogjakarta, 4 Oktober 1949

Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot.

Angkatan perang Republik Indonesia lahir dik medan perjuangan kemerdekaan nasional. Ditengah-tengah dan dari revolusi rakyat dalam pergolakan membela kemerdekaan itu, karena itu angkatan perang Republik Indonesia adalah :

1. Tentara Nasional.
2. Tentara Rakyat.
3. Tentara Revolusi.

Esensinya adalah bahwa Prajurit TNI harus memiliki militansi sbb:

1. Memiliki keunggulan moral dan moril.

2. Pantang menyerah dan rela berkorban.

3. Senantiasa bersama-sama rakyat.

KENIKMATAN KOPI, "BIJI MERAH AJAIB"

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling digemari banyak orang. Dari setiap tiga orang di dunia, salah satunya adalah peminum kopi. Kopi memang sungguh nikmat jika diminum baik pagi hari, atau saat malam hari ketika pekerjaan menumpuk. Kopi merupakan salah satu minuman yang paling dinikmati banyak orang, yang tidak sekadar diteguk saja, namun juga dinikmati. Bisnis kopi pun telah menjadi bisnis puluhan milyar dolar, yang hanya mampu disaingi oleh bisnis minyak bumi.
Sejarah Penyebaran Kopi

Biji tanaman kopi dipanggang lalu dihaluskan dan dihidangkan. Metode pemanggangan biji kopi sendiri belum diketahui kapan dimulainya. Namun tanaman kopi berasal dari dataran tinggi di Ethiopia, yang pada saat itu merupakan tanaman liar di Ethiopia. Lalu tanaman kopi dari sini dikembangkan di Semenanjung Arab sekitar abad ke-15, yang terkenal menjadi Kopi Arabika. Kopi Arabika saat ini menjadi jenis kopi yang paling banyak diproduksi di dunia yaitu mencapai lebih dari 60 persen produksi kopi dunia.

Menurut legenda, kopi ditemukan oleh seorang pemuda Arab bernama Kaldi, seorang penggembala kambing. Ia selalu memperhatikan bahwa kambingnya selalu menunjukkan gejala gembira setelah menggigit biji dan daun suatu tanaman hijau. Karena penasaran, ia mencoba biji tanaman tersebut dan merasakan efek semangat serta gembira. Akhirnya penemuan ini menyebar dari mulut ke mulut, sejak itu lahirlah kopi menurut legenda di Arab.

Pada tahun 1610, tanaman kopi pertama ditanam di daerah India. Bangsa Belanda mulai mempelajari pengembangbiakan kopi pada tahun 1614. Lalu pada tahun 1616, mereka berhasil memperoleh bibit dan tanaman kopi yang subur dan langsung mendirikan perkebunan kopi di Srilanka dan tanah Jawa (Indonesia) pada tahun 1699. Kemudian oleh bangsa Belanda, tanaman ini disebar ke koloni Belanda di Amerika Tengah seperti di Suriname dan Kepulauan Karibia. Kemudian bangsa Perancis juga tertarik dengan perdagangan kopi ini. Mereka membeli bibit kopi dari Belanda lalu dikembangkan di Pulau Réunion sebelah timur Madagaskar. Namun mereka gagal mengembangkan kopi di sini. Lalu pada tahun 1723, bangsa Perancis mencoba mengembangkan tanaman kopi di daerah Pulau Martinik. Pada tahun 1800-an, tanaman kopi dikembangkan di Hawaii. Belakangan tanaman ini juga dikembangkan di Brasil dan daerah-daerah lainnya.
Asal Kata Kopi
Kata kopi atau dalam bahasa Inggris coffee berasal dari bahasa Arab qahwah, yang berarti kekuatan. Kemudian kata kopi yang kita kenal saat ini berasal dari bahasa Turki yaitu kahveh yang kemudian belakangan menjadi koffie dalam bahasa Belanda dan coffee dalam bahasa Inggris. Kata tersebut diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kopi.
Awalnya kopi digunakan sebagai produk makanan. Kemudian kopi digunakan sebagai pengganti minuman anggur. Belakangan kopi digunakan juga sebagai obat. Dan saat ini kopi terkenal sebagai minuman yang cukup digemari.

Pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan. Seluruh biji kopi dihancurkan, lalu ditambahkan minyak. Lalu adonan ini dibentuk berbentuk bundar dan menjadi makanan. Sampai saat ini, beberapa suku di Afrika masih memakan kopi dalam bentuk seperti itu.

Belakangan, kopi digunakan sebagai pengganti minuman anggur. Biji kopi dibuat sebagai minuman yang mirip dengan anggur. Beberapa orang membuat minuman seperti ini dengan menuangkan air mendidih ke biji kopi yang sudah dikeringkan.

Sebagai obat, kopi dapat bermanfaat untuk mengobati migrain, sakit kepala, gangguan jantung, asma kronis dan gangguan buang air. Meski demikian, untuk konsumsi kopi berlebih bisa berakibat buruk. Jika mengkonsumsi kopi secara belebih dapat meningkatkan asam lambung, menyebabkan ketegangan, dan mempercepat detak jantung. Selain itu, konsumsi kopi secara berlebih, sering dikaitkan dengan sakit maag.

Belakangan, kopi digunakan sebagai minuman yang cukup nikmat. Biji kopi dikeringkan lalu dipanggang dan digiling dalam batok. Hasilnya kemudian bisa menjadi minuman kopi yang nikmat. Belakangan ditemukan mesin penggiling biji kopi yang memudahkan produksi kopi sebagai minuman.


Berbagai Macam Kegunaan Kopi

Berbagai rasa kopi yang khas membuat sensasi menyenangkan di mulut. Misalnya es kopi atau iced coffee yang manis biasanya menyegarkan. Es krim rasa kopi pun juga menjadi favorit bagi banyak orang. Kopi juga menjadi salah satu bahan dasar beberapa jenis kue rasa kopi. Dan yang paling populer adalah kopi polos dan juga kopi susu.

Namun para ilmuwan juga menyelediki manfaat lain dari kopi. Sisa bubuk dari kopi bermanfaat sebagai pupuk yang baik. Selain itu, beberapa produk disinfektan maupun isolasi untuk dinding, lantai dan atap juga dapat dibuat dari kopi. Gliserin yang merupakan produk sampingan dari sabun, dapat dibuat dari minyak kopi. Minyak kopi juga biasa digunakan sebagai bahan pembuat cat, sabun, maupun produk lainnya.

Biji kopi dapat bermanfaat untuk berbagai produk dan kegunaan. Namun yang paling populer tentu saja sebagai minuman yang nikmat yang diminum banyak orang setiap harinya.

Kopi Arabika dan Kopi Robusta
Biji Kopi meski di seluruh dunia ada sekitar 70 spesies pohon kopi, dari yang berukuran seperti semak belukar hingga pohon dengan tinggi 12 meter, namun hanya ada dua spesies pohon kopi yang secara umum dikenal untuk diproduksi sebagai produk kopi. Kedua spesies ini digunakan untuk produksi sekitar 98 persen produksi kopi dunia. Apa sajakah itu? Kopi yang pertama kali dikembangkan di dunia adalah Kopi Arabika yang berasal dari spesies pohon kopi Coffea arabica. Kopi jenis ini yang paling banyak diproduksi, yaitu sekitar lebih dari 60 persen produksi kopi dunia. Kopi arabika dari spesies Coffea arabica menghasilkan jenis kopi yang terbaik. Pohon spesies ini biasanya tumbuh di daerah dataran tinggi. Tinggi pohon kopi ini antara 4 hingga 6 meter. Kopi arabika memiliki kandungan kafein tidak lebih dari 1,5 persen serta memiliki jumlah kromosom sebanyak 44 kromosom.

Pohon kopi spesies lainnya yang juga cukup banyak diproduksi sebagai produk kopi adalah Coffea canephora yang sering dikenal sebagai Kopi Robusta. Tinggi pohon Coffea canephora mencapai 12 meter dan dapat ditanam di daerah yang lebih rendah dibanding kopi arabika. Kopi robusta biasanya digunakan sebagai kopi instant atau cepat saji. Kopi robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, rasanya lebih netral, serta aroma kopi yang lebih kuat. Kandungan kafein pada kopi robusta mencapai 2,8 persen serta memiliki jumlah kromosom sebanyak 22 kromosom. Produksi kopi robusta saat ini mencapai sepertiga produksi kopi seluruh dunia.

Dilema Minum Kopi 
Meski minum kopi sungguh nikmat, namun minuman ini sering memunculkan berbagai dilema. Beberapa penelitian menunjukkan bahaya dari minum kopi. Bahkan pada jaman dahulu, di Timur Tengah, kopi sempat menjadi minuman yang haram karena sering menimbulkan efek negatif. Apa saja bahaya dari kopi yang nikmat ini?

Konsumsi kopi telah dikenal begitu luas dewasa ini, dan berbagai peringatan dari para ahli telah berulang kali diungkapkan selama bertahun-tahun terhadap banyaknya bahaya yang mengancam para peminum kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penggemar kopi harus mewaspadai bahaya yang bisa timbul dari kebiasaan minum kopi mereka. Bahaya tersebut antara lain penyakit jantung, diabetes dan bahkan beberapa jenis kanker. Meski demikian, banyak orang mengabaikan peringatan ini. Mengapa?

Selama beberapa tahun belakangan ini, para peneliti telah mempublikasikan hasil penelitian mereka mengenai akibat minum kopi. Namun kesimpulan yang dibuat para peneliti ini belum sampai ke kesimpulan yang meyakinkan. Mengapa? Karena biasanya para peneliti hanya meneliti bahaya dari kafein, salah satu dari 500 kandungan kimia alami dalam secangkir kopi. Jadi sebenarnya penelitian terhadap kopi memang masih belum final dan masih jauh lebih kompleks.

Kafein yang terkandung dalam kopi memiliki efek stimulan yang cukup berbahaya. Kafein dapat menyebabkan seseorang sulit tidur. Kafein juga menyebabkan seseorang sulit mengendalikan emosi serta sulit berkonsentrasi. Kafein juga diindikasikan bisa memicu kanker.


Bagi para penggemar kopi, para ahli menyarankan untuk minum kopi secara wajar. Hindari minum lebih dari enam cangkir kopi dalam sehari. Bagi mereka yang mengalami gangguan jantung, gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi sebaiknya minum kopi cukup satu cangkir sehari. Untuk wanita hamil dan menyusui, sebaiknya juga minum tidak lebih dari secangkir kopi sehari. Kopi memang nikmat, namun kesehatan jauh lebih penting dibanding menikmati kopi secara berlebih. Selamat menikmati secangkir kopi Anda!

6 CARA MEMULAI HARI DENGAN PENUH SEMANGAT

Alangkah indahnya jika setiap kali akan beraktivitas di pagi hari bisa diawali dengan senang dan riang. Tapi jangankan senang, melihat kemacetan lalulintas dan bayangan akan beban pekerjaan sudah membuat Anda malas menyongsong pagi:
Apakah Anda tahu, cara Anda mengawali hari dapat mempengaruhi seluruh hari Anda? Jika Anda merasa jenuh dan ingin sesekali berangkat ke tempat kerja sambil bersenandung riang, mungkin cara berikut bisa membantu Anda!
Mendengarkan Musik
Terapi musik sudah dikenal dapat mengurangi stres dan berefek positif pada kesehatan. Tidak perlu seorang ahli untuk bisa mendapatkan terapi musik,Musik akan memberikan energi positif dan ketenangan psikologis. Musik juga bisa mendukung gaya hidup sehat. Disarankan mendengarkan musik yang sesuai dengan semangat pagi,musik dangdut boleh,musik rock baik juga,musik pop dengan sedikit beat menambah semangat pagi.
Mandi Air Hangat
Mandi dengan air panas membuat otot-otot relaks, dan Anda bisa melakukan sedikit gerakan streching agar tubuh tidak kaku. Streching dapat melemaskan otot-otot yang tegang dan memungkinkan Anda untuk memulai hari lebih relaks dan tenang. Tentu saja, jika merasa tenang, Anda sanggup mengatasi masalah yang datang hari ini.

  
Sarapan
Sarapan adalah the most important meal of the day. Sarapan yang sehat dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan memberikan Anda kekuatan untuk menghadapi hari secara fisik dan mental. Tanpa sarapan, Anda akan lemas dan kurang bisa berkonsentrasi. Jadi, pastikan sarapan Anda terdiri dari protein dan buah.


Teh Hijau
Minum secangkir teh hangat terutama teh hijau yang kaya kandungan antioksidan, akan membuat Anda terasa lebih segar. Hal ini disebabkan karena antioksidan merawat sel tubuh sehingga selalu sehat.  
Menulis Jurnal
Menulis jurnal atau blog memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan manajemen stres. Menuliskan peristiwa yang Anda alami setiap hari dapat meningkatan kualitas diri karena membantu Anda lebih fokus, mengolah emosi dan membantu Anda untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi.

 
Jalan-jalan Pagi
Aktivitas jalan pagi memiliki banyak manfaat. Selain membuat tubuh tetap bugar, jalan-jalan pagi membuat Anda siap untuk menghadapi hari, tidur lebih nyenyak, dan sekaligus membantu menurunkan tingkat stres Anda. Jika Anda merasa berat untuk jalan-jalan pagi sendirian, ajak pasangan Anda atau binatang piaraan Anda.
Mungkin Anda sudah mengenal manfaat Yoga. Teknik pernapasan yoga yang menggunakan diafragma, dan meditasi; bertujuan untuk memperoleh tubuh sehat dan ketenangan pikiran. Awali pagi Anda dengan beberapa .
Olahraga
Mungkin Anda sudah mengenal manfaat olahraga. Olahraga yang ringan dan menyehatkan di pagi dapat menyebabkan tubuh sehat dan ketenangan pikiran. Awali pagi Anda dengan beberapa gerakan olahraga yang ringan.



INDONESIA NEGARA ASIA PERTAMA YANG LOLOS PIALA DUNIA

Indonesia, di bawah bendera kolonial Belanda, pernah ikut berpartisipasi dalam pertandingan sepakbola terakbar sejagat yaitu di Piala Dunia 1938 di Prancis. Meskipun Hindia-Belanda kini sudah merdeka dan berganti nama menjadi Indonesia, menurut aturan Badan Sepakbola Dunia (FIFA), Indonesia tetap menyandang rekor negara pendahulu, dalam hal ini Hindia-Belanda. Oleh sebab itu Indonesia tercatat oleh FIFA sebagai negara Asia pertama, dan sejauh ini satu-satunya negara Asia Tenggara yang pernah berpartisipasi dalam Piala Dunia.
Keputusan FIFA menyelenggarakan Piala Dunia 1938 di Prancis mendatangkan kemarahan negara-negara Amerika Selatan, karena mereka mengira FIFA akan terus menyelenggarakan Piala Dunia di kedua benua secara bergantian. Keputusan ini berujung pada pengunduran diri Argentina dan Uruguay, diikuti negara-negara lain. Alhasil peserta kualifikasi pun menjadi sedikit, dan bagi beberapa negara ini menjadi sebuah keberuntungan, karena mereka dengan mudah masuk Piala Dunia tanpa melawan siapa pun. Indonesia, dengan nama Nederlands-Indië (Hindia-Belanda) pun mengalami keberuntungan serupa. Mereka yang dijadwalkan bermain melawan Jepang di Grup 12 pun dapat melenggang bebas ke Prancis, karena Jepang mengundurkan diri.

Pengiriman kesebelasan Hindia Belanda bukannya tanpa hambatan. NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau Organisasi Sepakbola Hindia-Belanda di Batavia bersitegang dengan PSSI (Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia) yang telah berdiri 19 April 1930. PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo, insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa, ingin pemain mereka yang dikirimkan. NIVU dan PSSI kemudian membuat kesepakatan pada 5 Januari 1937, salah satu butirnya yakni dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia atau semacam seleksi tim. Namun, NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya.

Konon, NIVU melakukannya karena tak mau kehilangan muka, karena PSSI masa itu memiliki tim yang kuat, termasuk kipernya yaitu R. Maladi. Hal ini membuat Soeratin sangat marah dan PSSI lantas membatalkan secara sepihak perjanjian dengan NIVU saat Kongres PSSI di Solo pada 1938. Andai saja Tim PSSI yang berangkat, mungkin mereka akan bertanding mewakili Indonesia, dan bukan Hindia-Belanda. Namun apa boleh buat, kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan pemain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang diakui FIFA.

Ditangani pelatih Johannes van Mastenbroek, pemain kesebelasan Hindia-Belanda adalah mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda. Sulit untuk mengetahui secara pasti daftar susunan pemain Hindia-Belanda yang ikut bertanding, mengingat ketika itu Tim Hindia-Belanda hanya melakukan satu kali pertandingan dan juga minimnya pencatatan informasi pada masa itu, namun yang resmi tercatat oleh FIFA adalah sebagai berikut: Mo Heng Tan (penjaga gawang), Achmad Nawir (kapten), Hong Djien Tan, Frans Meeng, Tjaak Pattiwael, Hans Taihuttu, Suvarte Soedarmadji, Anwar Sutan, Henk Sommers, Frans Hukon, dan Jack Samuels, sedangkan di bangku cadangan adalah: J. Harting (penjaga gawang), Mo Heng Bing, Dorst, Teilherber, G. Faulhaber, R. Telwe, See Han Tan, dan G. Van den Burgh. Melihat dari nama-namanya, tentu kita patut berbangga, karena selain orang-orang Belanda, orang Jawa, Ambon, Tionghoa dan pribumi lainnya pun diikutserakan dalam skuad.

Mereka berangkat pada tanggal 18 Maret 1938 menggunakan Kapal MS Johan van Oldenbarnevelt dari Tandjong Priok, Batavia menuju Belanda. Tim Hindia-Belanda pun akhirnya tiba di Pelabuhan Rotterdam setelah terombang-ambing oleh badai petir selama 3 bulan. Untuk memulihkan kondisi fisik dan mental, mereka melakukan beberapa pertandingan ujicoba. Surat kabar Sin Po – yang uniknya selalu menyebut Tim NIVU dengan sebutan “Team Indonesia” – secara kontinyu melaporkan perjalanan NIVU ke Eropa. Sin Po edisi 26 Mei 1938 memberitakan van Bommel dari NIVU telah menghadap Menteri Urusan Tanah Jajahan yang akan menerima Tim Indonesia pada 31 Mei. Sin Po 27 Mei 1938 memberitakan hasil pertandingan Indonesia melawan HBS, skor 2-2. Edisi 28 Mei 1938, dilaporkan bahwa Mo Heng (kiper) cedera sehingga diragukan bisa tampil di Prancis, juga bahwa Tim Indonesia menyaksikan pertandingan Liga Belanda antara Heracles melawan Feyenoord. Sin Po 2 Juni 1938 mewartakan, Indonesia menang atas klub Haarlem dengan skor 5-3. Mereka bermain dengan formasi 2-2-6, sebuah strategi yang berorientasi menyerang. Strategi inilah yang telah mereka siapkan untuk melawan Hongaria, lawan pertama mereka, yang begitu dijagokan di Piala Dunia ini. Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju Paris dengan kereta api diiringi oleh yel-yel dari sekelompok suporter, antara lain nyanyian “Kora kora, nee” yang mirip dengan nyanyian “Olé, olé, olé” yang populer sekarang ini.

5 Juni 1938, pukul 17.00 waktu setempat, tibalah saatnya pertandingan antara Hongaria dan Hindia-Belanda. Pertandingan berlangsung di Vélodrome Municipal di kota Reims, 129 km dari Paris, dihadiri oleh sekitar 9000 penonton dan wartawan dari 27 negara berbeda. Konon, sebelum kickoff, para pemain Hindia-Belanda lupa melakukan kegiatan ritual mereka, seperti Mo sang kiper yang lupa menepuk-nepuk kedua tiang gawang, dan si midfielder kidal “Boedie,” yang melupakan kebiasaannya membulat-bulatkan rumput lapangan dengan jarinya terus menerus sampai berair, dan menghirupnya.

Mereka pun bermain dengan formasi menyerang 2-2-6, namun tak bisa berbuat banyak. Baru 13 menit permainan berjalan, gawang Mo Heng sudah berhasil dibobol penyerang Hongaria Vilmos Kohut. Disusul gol-gol lainnya di menit 15, 28, dan 35. Babak pertama berakhir 4-0, namun dua gol lagi berhasil disarangkan pemain Hongaria ke gawang Hindia-Belanda yang menjadikan skor akhir 6-0. Sayangnya, ketika itu Piala Dunia menggunakan format knockout, dimana tim yang kalah otomatis tersingkir. Piala Dunia tahun 1938 merupakan Piala Dunia terakhir menggunakan format ini. Andaikan saja menggunakan format grup, pastinya lebih banyak pertandingan yang dimainkan oleh Tim Hindia-Belanda, dan lebih besar kemungkinan menjadi juara grup, atau setidaknya memenangkan satu match saja. Alhasil, perjuangan Tim Hindia-Belanda berakhir begitu saja setelah digilas 6-0 oleh Hongaria, tim tangguh yang akhirnya menjadi Juara 2 setelah kalah 4-2 oleh Italia. Meskipun demikian, surat kabar Prancis Le Figaro memuji semangat juang kesebelasan Hindia-Belanda, The Sunday Times memuji fairplay mereka, dan pada edisi 7 Juni 1938, Sin Po menampilkan headline nan heroik: “Indonesia-Hongarije 0-6, Kalah Sasoedahnja Kasi Perlawanan Gagah.

Tentunya saat itu bukan Indonesia Raya yang diperdengarkan, melainkan lagu kebangsaan Belanda yaitu “Het Wilhelmus.”

---KUN FAYAKUN---

.Kun adalah jadilah,fayakun adalah maka jadilah...
Memiliki belum bisa diartikan memiliki sebelum diwujudkan...
Yang dimaksud kaya adalah apabila kekayaan itu diwujudkan kepada orang lain,sedekah adalah wujud kun fayakun menjadi kaya...
Memberi artinya kita mempunyai lebih,ilmu yg dibagi kepada org lain,berarti kita mempunyai ilmu yg lebih...
Sekali mewujudkan ayat "kun fayakun" ini,akan mensugesti diri kita sendiri,berarti kita mempunyai sesuatu yg lebih,dan insyaalloh,kita akan menjdi org yg dilebihkan karena sejak awal kita memang ingin dilebihkan...
Mau kaya,banyak sedekah,mau kaya hati,banyak tersenyum,banyak berbuat baik kpd org lain,mau kaya ilmu,tularkan ilmu yg kita miliki atas anugrah-Nya kpd org lain..
Tapi "kun fayakun"manusia,sangat tergantung pada proses yg berliku,tergantung keseriusan kita mewujudkannya..
Jadi jika mau kaya,mau sukses,mau bahagia,terapkan saja "kun fayakun".....


(Sebuah proses untuk thu'maninah hati)